Komite Sekolah dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2000 tentang Program Pembangunan Nasional (Propenas). Komite Sekolah dibentuk di setiap satuan pendidikan atau kelompok satuan pendidikan. Keberadaan Komite Sekolah kini telah diperkuat dari aspek legal karena telah dicantumkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tantang Sistem Pendidikan Nasional, yaitu pada Pasal 56.

Komite Sekolah dibentuk agar ada suatu organisasi masyarakat sekolah yang mempunyai komitmen dan loyalitas serta peduli terhadap peningkatan kualitas sekolah. Komite Sekolah yang dibentuk dapat dikembangkan secara khas dan berakar dari budaya, demografis, ekologis, nilai kesepakatan.

Oleh karena itu, Komite Sekolah yang dibangun harus merupakan pengembang kekayaan filosifis masyarakat secara kolektif. Artinya, Komite Sekolah mengembangkan konsep yang berorientasi kepada pengguna (client model), berbagi kewenangan (power sharing and advocacy model), dan kemitraan (partnership model) yang difokuskan pada peningkatan mutu pendidikan.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan di dalamnya memuat Fungsi Komite Sekolah sebagai berikut :

1. Advisory Agency : yaitu memberi pertimbangan kepada Sekolah mengenai kebijakan2 sekolah
2. Supporting Agency : yaitu mendukung penyelenggaraan proses pendidikan di sekolah baik fisik maupun non fisik
3. Controlling Agency : yaitu mengadakan pengawasan penyelenggaraan pendidikan di sekolah
4. Mediator Agency : yaitu menjadi mediator antara sekolah dengan masyarakat dan stakeholder
Semua fungsi tersebut bertujuan untuk memajukan dan meningkatkan mutu sekolah.

JOB DISCRIPTION (RINCIAN TUGAS) PENGURUS KOMITE SEKOLAH

I. KETUA KOMITE SEKOLAH

1. Bersama-sama dengan pengurus lain menyusun program kerja Komite Sekolah
2. Mengesahkan program kerja Komite Sekolah
3. Melaksanakan dan mengevaluasi program kerja Komite Sekolah
4. Memimpin rapat-rapat Komite Sekolah
5. Mengundang peserta pada rapat-rapat Komite Sekolah
6. Mengkomunikasikan hasil rapat Komite Sekolah kepada Kepala Sekolah
7. Melaksanakan keputusan hasil musyawarah yang ditetapkan dalam Rapat Pleno
8. Menghadiri undangan rapat dinas
9. Memverifikasi sumber pembiayaan sekolah yang berasal dari Pemerintah dan Masyarakat
10. Memberikan edaran, himbauan dan atau bentuk lain kepada Anggota dan Stakeholder
11. Mengesahkan segala keputusan Komite Sekolah dan atau keputusan bersama dengan Sekolah, melalui penandatanganan yang disahkan dengan cap resmi
12. Bersama Pengurus lain mempertanggungjawaban keuangan Komite Sekolah
13. Memberi tanda penghargaan kepada Guru, Karyawan yang berprestasi
14. Bersama-sama dengan Bendahara mengatur pengelolaan keuangan Komite Sekolah
15. Memberikan sanksi kepada Pengurus yang tidak dapat menunaikan tugas dengan baik
16. Bersama Sekretaris menandatangani Surat-surat
17. Mengesahkan RKAS dalam Rapat Pleno

II. SEKRETARIS KOMITE SEKOLAH

1. Bersama-sama dengan pengurus lain menyusun program kerja Komite Sekolah
2. Menyusun administrasi (personil, sarana dan prasarana, serta hal yang dipandang penting)
3. Membuat dan mengedarkan undangan rapat-rapat
4. Membuat laporan-laporan kepada pihak yang terkait
5. Membuat notulen rapat-rapat
6. Mengagendakan Surat masuk dan Surat keluar
7. Membuat surat-surat yang dibutuhkan oleh seluruh Pengurus Komite Sekolah
8. Membuat proposal kerja sama dengan Stakeholder
9. Menyiapkan bahan-bahan keperluan rapat Komite Sekolah

III. BENDAHARA KOMITE SEKOLAH

1. Bersama-sama dengan pengurus lain menyusun program kerja Komite Sekolah
2. Bersama-sama dengan Ketua Komite Sekolah membuka Rekening Bank
3. Mengelola Keuangan Komite Sekolah berdasarkan RKAS
4. Membuat Pembukuan Keuangan berdasarkan Rekapitulasi dari pihak Bank
5. Membuat Pembukuan Keuangan berdasarkan Laporan dari pihak Sekolah
6. Mentransfer Uang ke Rekening Sekolah diketahui oleh Ketua Komite Sekolah
7. Bersama Ketua dan Pengurus yang lain melaporkan dan mempertanggungjawabkan keuangan kepada Anggota Komite Sekolah dan masyarakat
8. Bersama-sama dengan Pengurus lain menyiapkan akomodasi dan konsumsi rapat-rapat

IV. BIDANG-BIDANG

BIDANG A : PENGGALIAN, PENGELOLAAN, DAN PENGAWASAN KEUANGAN
1. Bersama-sama dengan pengurus lain menyusun program kerja Komite Sekolah
2. Bersama-sama dengan Pengurus yang lain mengusahakan penggalian keuangan dari Orang tua/wali murid dan dari Masyarakat
3. Bersama-sama dengan Bendahara mengelola keuangan Komite Sekolah
4. Bersama-sama dengan Ketua Komite Sekolah mengadakan pengawasan terhadap penggunaan keuangan oleh pihak Sekolah
5. Mendaftar dan memetakan potensi masyarakat yang diduga kuat dapat membantu keuangan Komite Sekolah
6. Meneliti dan mengevaluasi Laporan Bulan tentang Penggunaan Keuangan di Sekolah
7. Meneliti dan mengevaluasi RKAS bulan berjalan yang diusulkan oleh Sekolah

BIDANG B : PENGENDALIAN KUALITAS PELAYANAN PENDIDIKAN
1. Bersama-sama dengan pengurus lain menyusun program kerja Komite Sekolah
2. Bersama-sama Sekolah menyusun standar pelayanan pendidikan, seperti jumlah guru, jumlah jam mengajar, fasilitas/sarana dan prasarana, kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler
3. Bersama-sama Sekolah menyusun target pencapaian hasil belajar siswa, Ulangan Tengah Semester, Ulangan Akhir Semester, Ujian Akhir Sekolah dan Ujian Nasional
4. Bersama-sama Sekolah menetapkan salah satu unggulan prestasi sekolah baik yang bersifat akademis maupun non akademis
5. Bersama-sama Sekolah mengangkat tenaga ahli yang dapat membantu peningkatan kualitas pendidikan
6. Mengundang Pengawas Sekolah untuk melakukan dialog dan tindak lanjut hasil pengawasan profesional yang dapat dijadikan bahan pertimbangan Komite Sekolah
7. Bersama-sama dengan Komite Sekolah lain melakukan kolaborasi sistem pengendalian kualitas pelayanan baik Sekolah sejenis setingkat maupun tidak sejenis dan tidak setingkat, misalnya SD dengan SLTP, SLTP dengan SMA/SMK dalam satu wilayah atau luar wilayah

BIDANG C : SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN
1. Bersama-sama dengan pengurus lain menyusun program kerja Komite Sekolah
2. Bersama-sama dengan Sekolah membuat Daftar Barang Inventaris milik Sekolah
3. Bersama-sama dengan Sekolah menyusun Rencana pengadaan sarana dan prasarana Sekolah
4. Melakukan pengawasan dalam pengadaan sarana dan prasarana pendidikan
5. Mengadakan pemeliharaan dan pengawasan terhadap sarana dan prasarana pendidikan
6. Memberi pertimbangan dalam pengadaan dan pembangunan sarana dan prasarana pendidikan

BIDANG D : HUBUNGAN MASYARAKAT DAN KERJA SAMA
1. Bersama-sama dengan pengurus lain menyusun program kerja Komite Sekolah
2. Memberikan saran terobosan cara mencari sumber dana Komite Sekolah
3. Menjadi penghubung antara Komite Sekolah dengan pihak Sekolah
4. Menjadi penghubung antara Komite Sekolah dengan Masyarakat dan Stakeholder
5. Menyiapkan Proposal kerja sama antara komite Sekolah dengan Masyarakat
6. Menjalin kerja sama Sponsorship dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri
7. Menyampaikan informasi yang berhubungan dengan Komite Sekolah kepada Anggota Komite Sekolah dan Masyarakat
8. Menyampaikan informasi yang berhubungan dengan perkembangan pendidikan di Sekolah kepada Orang tua/wali murid dan Masyarakat