Salam Literasi!
Dengan mengucapkan puji syukur kepada Tuhan yang Maha Esa, Tim Intelektual dari program IMER SMA Negeri 2 Ngawi Taruna Indonesia dapat mengantarkan anak-anak kelas X dan XI tepatnya Kelas XI-4 bisa membuat antologi pentigraf (Cerpen Tiga Paragraf) yang berjudul “Diksi yang Merekah Di Antara Waktu”.
Pada buku ini, kami mempersembahkan antologi pentigraf karya siswa-siswi kelas XI-4 SMA Negeri 2 Ngawi Taruna Indonesia.
“Diksi yang Merekah Di Antara Waktu” merupakan kumpulan cerita pendek tiga paragraf hasil kreativitas siswa Kelas XI-4, kumpulan pentigraf karya siswa kelas XI-4 yang menghadirkan tentang seorang siswa yang gemar menulis, namun sering merasa ragu dengan pilihan kata-katanya sendiri.
Ia menganggap tulisannya biasa saja dan tidak mampu menyampaikan perasaan dengan baik. Hingga suatu hari, ia menemukan sebuah buku lama di perpustakaan yang seolah “berbicara” kepadanya melalui rangkaian kata-kata indah dan penuh makna.
Sejak saat itu, ia mulai belajar bahwa diksi atau pilihan kata dapat menghidupkan perasaan dan menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan. Setiap kata yang ia tulis menjadi lebih dalam, seakan-akan memiliki kehidupan dan mampu “merekah” di antara waktu yang berbeda.
Pentigraf ini mengandung pesan bahwa kekuatan bahasa terletak pada ketepatan dan ketulusan dalam memilih kata. Kata-kata bukan hanya rangkaian huruf, tetapi jembatan yang menghubungkan pengalaman, emosi, dan waktu dalam kehidupan manusia.
Untuk lebih lengkapnya, silakan nikmati antologi pentigraf mereka! Selamat membaca!









