Antologi Pentigraf : “Cahaya yang Tersisa dalam Cerita”

0
15

Salam Literasi!

Dengan mengucapkan puji syukur kepada Tuhan yang Maha Esa, Tim Intelektual dari program IMER SMA Negeri 2 Ngawi Taruna Indonesia dapat mengantarkan anak-anak kelas X dan XI tepatnya Kelas XI-1 bisa membuat antologi pentigraf (Cerpen Tiga Paragraf) yang berjudul “Cahaya yang Tersisa dalam Cerita”.

Pada buku ini, kami mempersembahkan antologi pentigraf karya siswa-siswi kelas XI-1 SMA Negeri 2 Ngawi Taruna Indonesia. “Cahaya yang Tersisa dalam Cerita” merupakan kumpulan cerita pendek tiga paragraf hasil kreativitas siswa Kelas XI-1, kumpulan pentigraf karya siswa kelas XI-1 yang menghadirkan tentang seorang siswa yang merasa kehilangan semangat hidup setelah mengalami kegagalan dan masalah dalam keluarganya.

Ia menjadi pendiam dan menjauh dari teman-temannya. Namun, di tengah rasa putus asa itu, hadir seorang sahabat yang selalu memberi dukungan dan mengingatkannya bahwa harapan tidak pernah benar-benar hilang.

Melalui percakapan sederhana dan perhatian kecil, tokoh utama mulai menyadari bahwa setiap orang masih memiliki “cahaya” dalam dirinya, yaitu semangat, mimpi, dan harapan untuk bangkit kembali. Perlahan, ia belajar menerima keadaan dan mencoba melanjutkan hidup dengan lebih percaya diri.

Cerita ini menyampaikan pesan bahwa dalam situasi sesulit apa pun, selalu ada harapan yang tersisa selama seseorang tidak menyerah dan masih memiliki orang-orang yang peduli di sekitarnya.

Untuk lebih lengkapnya, silakan nikmati antologi pentigraf mereka! Selamat membaca!

Pentigraf XI-1

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

four − 4 =