Ekstrakurikuler Futsal Smada Merintis Kejuaraan Di Masa Pandemi

0
494

SMADANGAWI – Asosiasi Futsal Kabupaten Ngawi turut serta dalam rangka penjaringan Tim Futsal untuk persiapan Kejurprov U-19 AFP di Jawa Timur. Terkait hal tersebut, panitia mengadakan Turnament Futsal antarSMA/SMK/MA se-Kabupaten Ngawi yang dilaksanakan pada Minggu sampai Selasa pada tanggal 19 sampai 21 Desember 2021. Turnament ini berlangsung di GOR Bung Hatta Kabupaten Ngawi yang diikuti oleh 16 Tim dari SMA/SMK/MA se-Kabupaten Ngawi.

Pertandingan ini dibagi menjadi 4 Grup dengan masing-masing grup terdiri dari 4 tim sekolah. Tim Futsal SMADA Ngawi menempati Grup B dengan Tim sekolah lain terdiri dari SMASA B, SMADA, SMKN 1 Geneng, dan SMAN 1 Karangjati.

Tim Futsal SMADA Ngawi yang beranggotakan Yusry (XII MIPA 6), Fauzan (XII MIPA 7), Alip (XII IPS 3), Lutfi (XI MIPA 1), Bama (XI MIPA 5), Reno (XI MIPA 5), Zundar (XI MIPA 6), Ryan (XI IPS 1), Ilham (XI IPS 1), Iwang (X MIPA 1), Rio (X IPS 2), dan Wira (X IPS 3).

Selanjutnya, di Grup B dilakukan babak penyisihan dengan melawan Tim SMASA imbang dengan skor 3-3 dan mendapatkan 1 poin. Lalu, Tim SMADA melawan Tim SMAN 1 Karangjati memperoleh skor 3-1 hingga menghasilkan 3 poin. Lanjutnya, ditandingkan dengan melawan Tim SMKN 1 Geneng menang 3-1 mendapatkan 3 poin.

Jadi, total pemerolehan poin yang didapatkan oleh Tim SMADA yaitu 7 poin hingga bisa menjadi juara Grup hingga lolos masuk ke semi final.

Selanjutnya, dari masing-masing Grup ditandingkan kembali menuju ke semi final. Tim SMADA melawan semi final melawan SMASA A. Namun, skor belum diperoleh sssuai harapan. Akhirnya, dalam perebutan juara 3 Tim SMADA juga dikalahkan oleh Tim SKANSA hingga mendapatkan Juara 4.

“Perasaan bangga dikarenakan persiapan yang mendadak dengan squad pemain yang kurang komplit bisa melaju ke semi final,” ujar Yusry sebagai Kapten Tim Futsal SMADA.

Melihat kondisi masih masa pandemi pelatih sekaligus pembina Ekstrakurikuler Futsal SMA Negeri 2 Ngawi yaitu Bapak Dody Hangga Wijaya yang akrab disapa Pak Dody menegaskan bahwa persiapan pemain yang ikut turnamen sangat mendadak dan hanya bisa dilakukan latihan tiga kali saja.

Hal ini ekstrakurikuler di sekolah belum berjalan aktif. Hal ini juga dilakukan latihan diluar sekolah seminggu sekali berlaku hanya kelas X. Dengan mengikuti turnamen seperti ini dapat mengacu kembali untuk mengukir prestasi dengan persiapan latihan yang matang.

“Persiapkan diri dengan latihan yang giat tanpa menunggu adanya event turnamen futsal dengan harapan anak-anak lebih giat latihan agarsiap mengikuti turnamen selanjutnya,” ucap pelatih Futsal. (VSC)

BERI KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

three × one =